Rabu, 18 Januari 2012

JENIS-JENIS PERMAINAN OUTBOUND


Dalam Rangka Penerimaan Ambalan Pangkalan SMA Negeri 8 Semarang mengadakan Kemah Bakti Pramuka di Perkemahan Tuk Mumbul Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Kemah bakti tersebut diisi dengan berbagai macam kegiatan permainan. Pada tulisan kali ini saya akan bercerita macam-macam permainan yang bisa dilakukan untuk bermacam tujuan. Oke kita mulai permainan pertama adalah :
Blind Walk
Tujuan permainan ini adalah untuk melatih keseimbangan otak. Langkah yang harus dilakukan oleh peserta adalah tiap-tiap peserta dalam kelompok diminta berjalan dengan mata tertutup (kecuali ketua kelompok) mengikuti jalur yang sudah dibuat. Dengan arahan ketua kelompok yang berjalan paling belakang, peserta berjalan mengikuti jalur tanpa menyentuh pembatas. Kelompok yang pertama memasuki garis finish ditetapkan sebagai pemenang. Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaimana kelompok mengatur strategi dan melatih kedisiplinan serta kerjasama kelompok.
Pipa Bocor
Tujuan permainan ini adalah mengatasi berbagai masalah.
Alat bantu dalam permainan ini meliputi pipa bocor, penyangga, ember, gelas aqua, bola pimpong.
Prosedur dalam permainan ini adalah :
  1. Masing-masing kelompok diminta berlomba mengeluarkan bola pimpong yang ada dalam pipa bocor dengan menggunakan air.
  2. Cara menuangkan air ke dalam pipa hanya boleh menggunakan gelas aqua yang telah disediakan dengan waktu yang telah ditentukan
Pemaknaan dalam permainan ini adalah kerjasama kelompok, strategi menyelesaikan masalah dan kepemimpinan.
Evakuasi Bambu
Tujuan permainan ini adalah melatih kerjasama yang komunikatif.
Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong
Prosedur dalam permainan ini adalah :
  1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu.
  2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan
  3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan
Pemaknaan dalam permainan ini adalah :
  1. Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini
  2. Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ?
  3. Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ?
  4. Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik ?
    Birma Crosser
    Tujuan permainan ini adalah melatih percaya diri untuk menghadapi segala ujian dan rintangan dalam kehidupan. Alat bantu dalam permainan ini meliputi bambu, karmentel, kong, snappling, webbing dan helm. Adapun prosedur dalam permainan Birma Crosser adalah :
    1. Setiap peseta diminta meniti bambu yang telah disediakan dengan ketinggian 2 m dan panjang 15 m
    2. Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut
    3. Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaik-baiknya.
    4. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta.
    5. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran
    Pemaknaan dalam permainan ini adalah :
    1. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ?
    2. Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ?
    3. Apa kunci keberhasilan mereka ?
    4. Apa yang menjadi penyebab kegagalan ?


    Hell Barier
    Tujuan permainan ini adalah melatih mengerjakan sesuatu sesuai dengan tahapannya untuk mencapai puncak yang diharapkan. Alat bantu dalam permainan ini meliputi jaring, karmentel. kong, snappling, webbing, kaos tangan dan helm. Adapun prosedur dalam permainan ini adalah :
    1. Setiap peserta diminta memanjat jaring tali setinggi 6 meter.
    2. Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut
    3. Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaik-baiknya.
    4. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta.
    5. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran.
    Pemaknaan dalam permainan ini adalah :
    1. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ?
    2. Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ?
    3. Apa kunci keberhasilan mereka ?
    4. Apa yang menjadi penyebab kegagalan ?
    5. Apa yang dirasakan peserta sewaktu mencapai puncak ?
    6. Apa makna dari kegiatan ini ?
    PIPA BOCOR
    Tujuan dari permainan ini adalah berlatih mengatasi berbagai masalah. Sedangkan alat yang diperlukan meliputi pipa bocor, penyangga, gelas aqua, dan bola pimpong. Adapun prosedur dalam permainan pipa bocor adalah :
    1. Masing – masing kelompok diminta untuk berlomba mengeluarkan bola pimpong dari dalam dengan menggunakan air.
    2. Cara menuangkan air ke dalam pipa hanya boleh menggunakan gelas aqua yang telah disediakan dengan waktu yang telah ditentukan.
    Pemaknaan :
    1. Siapakah yang berhasil melaksanakan tugas dengan waktu tercepat ?
    2. Apa yang dirasakan saat mereka melaksanakan kegiatan ini ?
    3. Apa makna dari kegiatan ini ?

    Bathok Triguna 

    Tujuan dari permainan ini adalah melatih keseimbangan tubuh dan kesegaran otak. Alat yang diperlukan dalam permainan ini adalah bathok kelapa. Sedangkan Prosedur permainan bathok triguna adalah :
    1. Tiap peserta dibekali dengan tiga buah bathok kelapa dengan bentuk ½ lingkaran bola.
    2. Diinstruksikan saat berjalan di arena, peserta wajib menginjakan kaki di atas bathok yang disediakan.
    3. Saat berjalan, kaki peserta tidak boleh menyentuh tanah secara langsung, dan tangan saat mengambil bathok tidak boleh bertumpu pada tanah secara langsung pula.
    Pemaknaan :
    1. Mampukah peserta menjaga keseimbangannya ?
    2. Siapakah yang paling cepat mencapai garis finish?
    3. Apa yang mereka rasakan saat melakukan gerakan ?
    4. Apa yang menjadi kunci keberhasilannya ?
    5. Dan apa pula yang menjadi penyebab kegagalan ?

    Boom Bali

    Tujuan dari permainan ini adalah melatih strategi dalam menyelesaikan masalah. Permainan dapat dilaksanakan dengan alat bantu antara lain bambu, ember plastik, dan bola pimpong. Adapun prosedur permainan Boom Bali adalah :
    1. Masing-masing kelompok diminta mengambil bola pimpong dalam ember dengan waktu yang telah ditentukan.
    2. Saat melaksanakan tugas, anggota kelompok tidak boleh menginjak tali pembatas yang telah dipasang.
    3. Peserta yang mengambil bola, tangannya tidak boleh menyentuh bibir ember, apalagi menjatuhkannya.
    4. Masing-masing kelompok, mempunyai kesempatan mengambil bola sebatas waktu yang telah ditentukan
    Pemaknaan dalam permainan ini adalah apa yang menjadi kunci keberhasilan/kegagalan ?
    Satu Tujuan 
    Permainan ini mempunyai tiga tujuan yaitu :
    1. Melatih kerjasama kelompok menuju satu tujuan dengan selamat
    2. Membentuk sikap pemimpin yang jeli dan jujur
    3. Melatih ketelitian dalam berkomunikasi.
    Dalam permainan ini jumlah peserta tiap kelompok minimal 7 orang dan harus diselesaikan dalam waktu 20 menit. Alat bantu dalam permainan satu tujuan antara lain serangkaian tali, triplek , dan bola pimpong. Adapun prosedur dalam permainan ini adalah :
    1. Masing-masing kelompok dibekali dengan 2 rangkaian tali, sebuah bola pimpong dan triplek yang telah diberi pembatas dengan kertas segitiga.
    2. Seorang peserta dalam tiap-tiap kelompok diminta memegang selembar triplek yang telah ditempeli kertas segitiga, diatas triplek tersebut diletakkan sebuah bola pimpong.
    3. Peserta tersebut di atas, pada dada dan kakinya (pas lutut) dipasang serangkaian tali, yang masing-masing dipegang oleh 3 orang.
    4. Masing-masing kelompok diminta berjalan menuju garis finish dengan peserta pembawa triplek yang berisi bola, tidak boleh menyentuh tali pembatas dan bola tidak boleh keluar dari bidang kertas segitiga yang ditempel di triplek.
    5. Bila bola keluar dari batas ataupun pembawa bola menyentuh tali pembatas, maka kelompok tersebut harus mengulang berjalan dari awal.
    Pemaknaan dalam permainan ini adalah :
    1. Dapatkah masing-masing kelompok membawa bola selamat sampai tempat tujuan ?
    2. Bagaimanakah sikap pemimpin kelompok dalam memimpin perjalanan kelompoknya ?
    3. Bagaimanakah komunikasi yang tercipta dalam satu kelompok ?


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar